Bisnis Barbershop, Strategi dan Modal Awal Yang Harus Disiapkan

Bisnis Barbershop – Setiap orang tentunya sangat mendambakan kerapian. Salah satu ahli jiwa yang bernama Abraham Maslow menjelaskan dalam teorinya yang bernama hierarki kebutuhan menggolongkan kebutuhan akan kerapian adalah termasuk dalam kebutuhan estetis.

Kerapian tersebut termasuk kerapian berpakaian dan kerapian berpenampilan. Jika penampilan kita rapi, tentunya orang lain akan lebih menghargai kita.

Kerapian rambut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penampilan. Oleh sebab itu bagi kebanyakan orang, termasuk pria, menjaga kerapian rambut adalah hal yang sangat penting.

Bagi pria, memotong rambut setiap 2-3 bulan sekali menjadi kebutuhan wajib. Oleh karena itu, menjadi hal yang lumrah jika jasa potong rambut banyak didirikan di berbagai tempat.

Jasa potong rambut yang didirikan beragam jenisnya, dari hanya menggunakan peralatan tradisional seperti gunting dan sisir sampai peralatan yang lebih modern. Tempat potong rambut pun juga bervariasi. Mulai ruangan berukuran 2×3 meter sampai dengan ruko yang memiliki 2 lantai.

Perencanaan Bisnis Barbershop

Perencanaan Bisnis Barbershop

Pangsa pasar usaha barbershop masih sangat besar. Hal ini seiring sejalan dengan kebutuhan dan gaya hidup pria yang semakin tinggi dalam hal penampilan fisik, khususnya penampilan rambut.

Gaya penampilan rambut inilah yang membuat potensi usaha barbershop menjadi semakin mewabah dari waktu ke waktu dan hingga menjadi sebuah trend bisnis.

Membangun usaha barbershop bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Disamping dituntut menguasai keterampilan dan mutu pelayanan yang bagus, yang paling penting adalah suatu perencanaan bisnis yang matang.

Perencanaan bisnis yang matang tersebut meliputi : modal usaha yang cukup, pemilihan lokasi yang tepat, perekrutan tenaga kerja yang terampil, variasi jasa, peralatan yang modern, pelayanan yang berkualitas, dan promosi yang menarik.

1. Modal usaha

Banyak tangan-tangan kreatif dan juga sudah berpengalaman ingin membuka usaha barbershop tetapi terbentur dengan modal yang belum mencukupi.

Membuka bisnis barbershop membutuhkan anggaran biaya atau modal yang lebih banyak dibanding dengan membuka pangkas rambut biasa.

Modal tersebut dibutuhkan untuk menyewa tempat, membeli peralatan, membeli produk, membuat materi promosi, dan sebagai cadangan untuk biaya operasional barbershop selama beberapa bulan sampai usaha itu stabil.

2. Lokasi

Lokasi yang dipilih harus mudah dilihat dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Selain itu, harus dipastikan memiliki tempat parkir yang cukup, aman, bebas banjir, srta tersedia listrik, air, dan telepon.

3. Strategi pemasaran

Strategi pemasaran ini adalah suatu strategi dimana kita dapat menarik sebanyak – banyaknya konsumen untuk datang ke barbershop kita dan menjadi pelanggan tetap.

Desain interior dan eksterior barbershop yang menarik

a. Desain interior dan eksterior barbershop yang menarik

Tujuannya untuk memberi kesan pertama yang memikat dan selanjutnya membuat pelanggan kembali.

b. Tenaga ahli yang mendukung

Keberhasilan bisnis barbershop sangat bergantung pada keterampilan dan pelayanan para karyawannya. Karena karyawanlah yang mempunyai skill atau keterampilan memotong rambut dan kepuasan pelanggan terhadap gaya rambut yang diinginkan berujung kepada kesuksesan pelayanan.

c. Harga yang kompetitif

Penawaran bonus tertentu guna menarik pelanggan karena persaingan yang cukup ketat pada bisnis barbershop, pandai – pandailah menarik hati pelanggan.

d. Pilihan jasa yang variatif

Selalu berusaha mengikuti trend yang ada dan semakin lengkap variasi jasa yang ditawarkan maka akan semakin besar peluang untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan.

e. Pelayanan yang maksimal

Pelayanan yang maksimal pada pelanggan adalah kunci terpenting yang akan menentukan apakah pelanggan akan kembali lagi ke barbershop kita atau tidak.

f. Promosi

Hitunglah dengan cermat untuk program – progam promosi ini, Jangan sampai kita justru merugi ( tekor ) gara – gara biaya promosi yang berlebihan dan tidak efektif.

g. Proyeksi keuangan

Aspek yang tidak kalah penting adalah proyeksi keuangan. Jangan sampai lupa untuk membuat sistem pengendalian keuangan, seperti buku transaksi pemasukan dan pengeluaran harian, buku laba rugi bulanan, dan lain – lain. Buatlah sistem pencatatan, tujuannya agar anda dapat menjalankan usaha dengan tertib.

Contoh Strategi Bisnis Barbershop

Contoh Strategi

Bisnis salon khusus laki–laki (Barbershop) memiliki pasar yang lebih spesifik, sehingga segala sesuatunya bisa lebih fokus. Dari mulai penunjang usaha yang dibutuhkan, sampai pemasaran yang digunakan juga bisa lebih fokus untuk laki-laki.

Dengan mulai ramainya keberadaan barbershop-barbeshop yang menarik di Indonesia, sekarang ini banyak pria sudah tidak sungkan lagi untuk berkunjung ke sebuah salon untuk merapikan penampilan mereka.

Kondisi ini tentunya sangat menguntungkan bagi para pemilik barbershop, karena saat ini jumlah pria dikatakan tiga kali lebih besar dari jumlah wanita di dunia.

Perkembangan model rambut pria yang terbilang sangat cepat berubah, terkadang memaksa para pekerja di bidang ini untuk terus mengupdate pengetahuan dan keterampilan dalam hal memangkas dan merawat rambut pria.

Dengan mengikuti tren ini akan menjadi hal yang sangatlah penting supaya tidak ingin kalah bersaing dengan barbershop baru yang banyak bermunculan saat ini.

Selain itu strategi lainnya adalah, memberikan pelayanan prima bagi para konsumen. Karena pelanggan akan merasa senang dan akan kembali lagi ke salon tersebut, apabila dilayani dengan ramah, dan model yang diinginkan sesuai dengan permintaan konsumen.

Dari segi promosi barbershop nantinya akan dibantu dengan promo di media social, bisa melalui iklan di media massa, maupun membuat brosur atau pamflet yang berisikan varian jasa dan katalog pada barbershop tersebut. Disamping itu agar menarik minat konsumen, akan di pasang neon box atau plang barbershop di depan lokasi usaha.

Strategi marketing mix bisnis barbershop

Strategi marketing mix

Berbagai strategi bisnis yang bisa diterapkan dalam bisnis barbershop ini adalah konsep bauran pemasaran jasa atau marketing mix.

Konsep marketing mix adalah teknik dalam strategi pemasaran yang sering digunakan pada saat sekarang ini. Yang mana strategi ini adalah salah satu strategi pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam mengejar keuntungan yang maksimal.

Marketing mix terdiri dari empat komponen dalam pemasaran yang lebih dikenal dengan 4P yaitu:

  1. Product (produk)
  2. Price (harga)
  3. Place (tempat, termasuk juga distribusi)
  4. Promotion (promosi)

Cara pemasaran dari bisnis barbershop bisa mengimplementasikan konsep marketing mix yaitu:

A. Product (produk)

Produk yang ditawarkan berupa jasa potong rambut. Jasa tersebut antara lain:

  1. Jasa potong rambut berbagai model rambut tanpa keramas
  2. Jasa potong rambut termasuk dengan keramas
  3. Jasa mewarnai/cat rambut semua warna
  4. Jasa keramas rambut
  5. Jasa potong kumis dan janggut

B. Price (harga)

Keenam layanan dari salah satu contoh diatas akan dikenai tarif sebesar:

  1. Potong rambut tanpa keramas Rp 15.000 (dewasa) dan Rp 10.000 (anak-anak)
  2. Potong rambut termasuk keramas Rp 20.000 (dewasa) dan Rp.15.000 (anak-anak)
  3. Jasa mewarnai rambut Rp 20.000
  4. Jasa keramas Rp 10.000
  5. Jasa potong kumis dan jenggot Rp. 6.000
  6. Creambath Rp. 35.000

C. Place (tempat, termasuk juga distribusi)

Tempat yang ditentukan untuk bisnis barbershop haruslah mempunyai tempat yang strategis.

D. Promotion (promosi)

Berbagai promosi yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Membuat akun jejaring sosial seperti inatagram, facebook dan twitter
  2. Mencetak brosur dan poster promosi
  3. Memberikan diskon Rp 5.000 pada pelanggan selama 2 minggu pertama pembukaan
  4. Menawarkan paket keramas Gratis kepada pelanggan apabila dalam 2 hari setelah menggunakan jasa kami, hujan turun (pelanggan diminta menunjukan nota)

Modal Bisnis Barbershop

Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha barbershop agar dapat berjalan baik adalah sebagai berikut :

modal bisnis barbershop

Leave a Comment